Sabtu, 12 Februari 2011

shalat untuk dirimu,bukan untuk tuhan mu



Saya adalah seorang yang terlahir dalam keluarga muslim dan dibesarkan didalam lingkungan muslim. bagi saya, sholat sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari. namun kadang(tapi lumayan sering) rasa malas dan lalai senantiasa hinggap didalam sanubari saya, yang enggan mendirikan sholat.. hedew.. :P(mending ngaku dah). akan tetapi ditengah rasa kemalasan saya berdiskusi dengan diri saya,, "sebenarnya untuk siapa sih saya melakukan rutinitas ini setiap hari? untuk Tuhan kah?? atau?"


didalam ajaran islam, sholat adalah kewajiban. Allah didalam sebuah ayat menunjukkan keutamaan sholat dibanding dengan ibadah yang lain. kenapa sholat? kenapa 5 waktu? kenapa menghadap kiblat? apakah Allah akan merasa rugi jika aku tidak sholat? lalu kenapa sholat wajib?pertanyaan-pertanyaan "nakal" yang selalu memenuhi otak saya.. lalu saya berfikir pada perkataan seorang teman, bahwa seakan Islam ini ajaran monoton dalam melakukan ritual menyembah Tuhan, ritual menyembah ini teman saya yakini sebagai bentuk "baku" dalam melakukan peribadatan. apakah dari sekian banyak manusia, tidak ada yang pernah berfikir atau berontak untuk apa Tuhan memerlukan sholat manusia setiap hari????



Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. SesungguhnyaAllah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.(al-Ankabut: 6)


Sungguh,, saya sangat malu jika saya pernah berfikir bahwa Tuhan akan merasa kekurangan atau rugi jika saya meninggalkan sholat. untuk apa Tuhan menunggu persembahan "sujud" kita? apa untungnya bagi Tuhan? toh kita tidak hidup pun Tuhan tidak merasa kerugian sama sekali.. untuk apa?


Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat lain) Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan (al-'Ankabut : 45)


Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh-kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya (al-Ma'arij : 19-23)


lalu kenapa Tuhan memilihkan waktu-waktu isya dan subuh sebagai ganjaran terbesar didalam melakukan sholat?


didalam sebuah hadist, Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya' dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak" [HR Al-Bukhari dan Muslim]




nah loh,,, kenapa sampai seorang Nabi agung Muhammad SAW sampai-sampai mengatakan bahwa sesungguhnya, jika kita tau faedahnya, niscaya kita akan mendatangi keduanya meski merangkak sekalipun,, kenapa tuh??


ini adalah pertanyaan yang menggelitik pemikiran "nakal" saya untuk mencari sebenarnya apa sih penjelasan ilmiah tentang hal ini??


surfing saya pagi ini membawa saya pada sebuah artikel yang menjelaskan secara ilmiah keutamaan sholat subuh.
Dalam adzan subuh juga akan terdengar kalimat lain dibandingkan dengan kalimat-kalimat yang dikumandangkan muazin untuk waktu-waktu shalat selanjutnya. Kalimat yang terdengar berbeda dan tidak ada pada azan di lain waktu adalah “ash shalatu khairun minan naum”.
Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur. Pernahkah kita mencoba sedikit saja menghayati kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”?


Sangat mudah bagi kita semua mengatakan bahwa shalat subuh memang baik karena menuruti perintah Allah SWT, Tuhan semesta Alam, Apapun perintahnya pasti bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tapi bagian mana manfaatnya??


nah,, berdasarkan penelitian membawa kita pada sebuah petunjuk bahwa sholat subuh dan sholat sunah akan mencegah kecenderungan gangguan kardiovaskular.


Riset membuktikan studi MILIS, studi GISSI 2 dan beberapa riset lain yang dikemukakan oleh dunia barat memperoleh hasil bahwa ternyata pukul 6 - 12 AM adalah waktu yang rentang bagi datangnya serangan jantung. karena adanya perubahan kenaikan tegangan yaraf parasimpatik(YIN) dan syaraf simpatik(YANG) yang menyebabkan tekanan darah meningkat untuk keperluan aktifitas.(Sungguh anugrah Tuhan yang luar biasa jika kita pernah memikirkannya).


Saat malam hari tegangan saraf simpatis menurun dan terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat. akan tetapi sekitar pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sma lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk anda dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian/Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Tuhan kepada manusia. Kenapa begitu dan apa keuntungannya Tuhan yang berkuasa menerangkannya saat ini(belum ada penjelasan ilmiah).


Namun apa kaitannya keterangan di atas dengan kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”? Shalat subuh lebih baik dari tidur?
melalui penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980 secara tidak sengaja menemukan bahwa pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin. Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin.
“Jadi itu toh yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak ketemu”.


Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida. Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.

Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak, dengan olahraga. Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah kita.

Jadi kalau kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu saja sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular.

Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan terus.

Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan NO-Kontra anti NO.

Nikmat Allah mana yang masih engkau dustakan?

Sungguh, buat saya sendiri, hal ini baru saya ketahui dan baru menemukan faedah-faedahnya. .

Ya Allah, sesungguhnya saya hanya ingin berbagi dengan mereka, tentang bagaimana seharusnya menyeimbangkan antara intelektualitas dan keimanan kami sebagai manusia seperti yang Engkau tuntunkan didalam al Quranul karim. Ya Allah, hamba berdo'a untuk segala kemuliaan dan ketulusan serta keikhlasan hamba dalam melakukan peribadatan kepadamu... sesungguhnya, Engkau maha kaya sehingga tidak membutuhkan sedikitpun pemberian umatMu...

note:
ini ane copas dari blog yang ane ikutin.mungkin ane bisa dibilang gak tau malu maen copas2 aje.tapi ane ngaku ane juga sering ngaku ngalamin yang kayak gitu,susah bangun pagi,mau shalat isya juga tepar gara2 ngantuk.
ane disini cuma mau ingetin.
dari blog yang asli ane gak ubah apa2,ini buat hormatin yang udah di copasini.

semoga bermanfaat.

from:http://widz-zone.blogspot.com/2011/02/ash-sholatu-khoirun-minan-naum.html?showComment=1297499486317#c4655189295413099451

0 komentar:

Poskan Komentar

chat and comment

My Great Web page
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Walgreens Printable Coupons